Survei Y Publica: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Selisih 20,3 Persen

Gelaran Pilpilrs 2019 memasuki babak akhir, kini giliran survei Y-Publika kembali mengungkapkan selisih elektabilitas Jokowi dengan Prabowo mencapai 20,3 persen suara. Hal ini menambah deretan panjang lembaga survei yang menyatakan Jokowi akan kembali mengalahkan Prabowo.



Berdasarkan hasil survei Y-Publica yang dilakukan sejak Januari hingga Maret 2019, Jokowi-Ma'ruf masih unggul jauh dengan perbedaan elektabilitas sebesar 20,3 persen. elektabilitas Jokowi mencapai 53,1 persen, sedangkan Prabowo 32,8 persen.

"Meskipun elektabilitas terus meningkat, sangat sulit bagi Prabowo-Sandi untuk mengalahkan Jokowi-Ma'ruf, bahkan jika berhasil meraup seluruh suara undecided voter sebanyak 14,1 persen," kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono, Jumat, 5 April 2019.

Figur Jokowi dan Prabowo masih menjadi faktor utama yang mendongkrak elektabilitas dua partai politik (utama) pengusung paslon.

Dengan elektabilitas 26,5 persen, PDI Perjuangan diprediksi memenangkan pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019. Sementara, Gerindra menyusul sebagai runner up dengan elektabilitas 14,3 persen.

PDIP dan Gerindra bersama dengan Golkar, PKB, dan Demokrat menempati posisi lima besar parpol yang diprediksi lolos ambang batas parlemen.

"Yang menarik, parpol-parpol nasionalis mengalami pelemahan elektabilitas dalam 1-3 bulan terakhir, hanya PKB yang cenderung naik," lanjut Rudi.

No comments

Powered by Blogger.