Inilah Bukti Kepedulian Pemerintah Terhadap Pesantren & Para Santri

Inilah Bukti Kepedulian Pemerintah Terhadap Pesantren & Para Santri
Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan akan segera diselesaikan. Pemerintah berkomitmen mendorong supaya RUU tersebut dapat dirampungkan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan hal tersebut pada pembukaan Konsolidasi Jelang Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (31/1).

“Saya ingin sampaikan bahwa kita pemerintah, terus mendorong agar RUU pondok pesantren bisa segera diselesaikan, sehingga ada payung hukum yang jelas. Baik mengenai anggaran atau pun pendidikan yang ada di pondok pesantren,” tegas Jokowi pada kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama.

Menurut Jokowi, kompetisi global kian ketat. Karenanya, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang mumpuni. “Tanpa persiapan sumber daya manusia yang baik, sangat sulit kita bersaing dan berkompetisi dengan negara lain. Generasi muda harus punya keahlian dan sikap yang membawa negara ini pada kemajuan,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan, draf RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan tengah disempurnakan. Kementerian Agama mengajak sejumlah institusi agar draf nantinya dapat mewakili lintas perpektif. Lukman menambahkan, pesantren itu juga lembaga dakwah dan kebudayaan yang membentuk budaya dan tradisi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Lukman menyatakan, RUU harus benar-benar berkualitas. Dengan begitu, tercipta pengembangan pesantren dan pendidikan keagamaan menjadi lebih baik. Melalui RUU tersebut, diharapkan kebutuhan pesantren dalam melaksanakan fungsi dan peran membangun negara terakomodir.

No comments

Powered by Blogger.