"Sentil" Timses Capres, KPU: Jangan dalam Rapat Senyam-senyum, di Luar Teriak

"Sentil" Timses Capres, KPU: Jangan dalam Rapat Senyam-senyum, di Luar Teriak
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Pramono Ubaid menyesalkan adanya perdebatan di media sosial terkait keputusan KPU ihwal dibatalkannya pemaparan visi-misi calon presiden dan wakil presiden dan pemberian materi debat Pilpres kepada kedua pasangan calon.

Menurut dia, keputusan itu diambil setelah ada kesepakatan dari masing-masing tim sukses. Sehingga, ia merasa heran bila ada salah satu pasangan calon yang mempermasalahkannya.

"Jangan dalam rapat senyam-senyum tidak ada protes tidak ada apa. Tetapi di luar teriak-teriak. Menurut saya itu tidak bertanggung jawab," kata Pramono, ditemui di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Seharusnya, kata dia, pembahasan itu diperdebatkan di dalam rapat dengan KPU RI. Saat rapat terakhir pada Jumat 4 Januari 2019 lalu, tim sukses kedua pasangan calon menerima keputusan tersebut.

"Isu ini sudah muncul lama, kalau mau kan diskusi hari Jumat lalu bisa disampaikan. Tetapi kan tetap saja rapatnya kami dengan akrab bersahabat terbuka, tidak ada sampaikan keberatan," ujarnya.

Timses kedua pasangan calon, kata dia, harus bertanggung jawab terhadap hasil kesepakatan yang dibuat di dalam sesi rapat tersebut.

Menurutnya, beban itu tidak bisa dilimpahkan semua kepada KPU sebagai pihak penyelenggara pesta demokrasi.

"Itu bagian dari tanggung jawab peserta rapat dari tim koalisi 01 dan 02 untuk sosialisasikan kesepakatan kepada koalisi parpol kepada sesama tim kampanye juga kepada konstituen," tandasnya.

No comments

Powered by Blogger.