PUPR Selesaikan Rusun Pondok Pesantren di Sulawesi Selatan

PUPR Selesaikan Rusun Pondok Pesantren di Sulawesi Selatan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pekerja, TNI/Polri, mahasiswa, dan santri. Salah satu Rusun yang dibangun pada 2018 silam adalah Rusun Pondok Pesantren (Ponpes) Darud Da'wah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso yang terletak di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Rusun tersebut digunakan sebagai sarana untuk menunjang kegiatan santri dalam menimba ilmu keagamaan. Rusun yang terdiri dari 3 lantai dengan tipe kamar barak sebanyak 24 unit ini mampu menampung sebanyak 216 orang dengan biaya pembangunan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 6,9 miliar.

Adapun pengerjaan rusun ini sendiri dimulai pada 15 Maret 2018 dan telah rampung pada 15 Desember 2018 bagi santri wanita. Selain itu, Rusun ini juga telah dilengkapi dengan listrik, air, prasarana sarana dan utilitas (PSU), lanskap dan meubelair seperti tempat tidur bertingkat beserta kasur dan lemari pakaian.

Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR M Hidayat menyatakan, rusun ini bisa langsung diisi oleh santri dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan pendidikan di ruang komunitas. "Mudah-mudahan dengan tempat yang nyaman para santri dapat meningkatkan kreativitas dan lebih berprestasi lagi," ungkapnya.

Rusun Ponpes DDI Mangkoso merupakan salah satu dari 9 rusun yang dibangun Ditjen Penyediaan Perumahan di Provinsi Sulawesi Selatan pada 2018. Rusun tersebut terdiri dari 7 rusun Ponpes yang tersebar di 7 Kabupaten/Kota dan 1 rusun yang diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta 1 rusun Mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar.

No comments

Powered by Blogger.