Pemerintah Berusaha Memperpendek Jarak Ketimpangan Ekonomi

Pemerintah Berusaha Memperpendek Jarak Ketimpangan Ekonomi
Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Maman Imanulhaq menilai penyebar isu keterkaitan Jokowi dengan PKI adalah koruptor yang khawatir diganggu gugat kepentingannya.

“Oleh sebab itu poin yang harus digaris bawahi mereka menghembuskan hantu PKI. Eh ujung-ujungnya yang muncul adalah kelompok-kelompok koruptor, keluarga-keluarga yang korupsi yang ingin muncul kembali dengan mendompleng isu PKI. Musuh Islam adalah korupsi setuju?,” ujarnya di Rumah Kerja Relawan, Jakarta, Selasa (29/01/19).

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan pemerintah berusaha memperpendek jarak ketimpangan ekonomi. Dia mengatakan ketimpangan ekonomi di Indonesia secara umum makin baik.

"Gini ratio kita cukup bagus teman-teman. Mana adanya perkembangan dari waktu ke waktu yang sebelumnya 0,401 sekarang ini gini rasio kita 0,389. Jadi ketimpangan ada, tapi ketimpangan semakin sempit," kata Moeldoko di pembukaan Rakornas Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk menyambut Pemilu 2019 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019).

"Pemerintah telah menjaga dan meningkatkan agar ketimpangan itu semakin sempit," ucapnya.

Moeldoko mengatakan saat ketimpangan ekonomi secara umum bisa dipersempit, kondisi bebeda di desa. Dia mengatakan ada fenomena baru ketimpangan ekonomi makin meluas.

Mantan Panglima TNI ini menyebut salah satu faktor pemicu lebarnya ketimpangan ialah program dana desa.

"Saat ini ada sebuah fenomena baru bahwa di desa justru ketimpangannya melebar. Kemarin saya diskusi dengan Menteri Desa. Karena orang desa yang pendapatannya tadinya kecil, sekarang pendapatannya meningkat dengan dana desa yang meluncur deras ke desa itu, maka keinginan mereka untuk membeli itu tinggi," ungkapnya.

Dia mengatakan ketimpangan terjadi saat munculnya orang kaya baru di desa. Namun, menurutnya hal itu secara alami akan hilang.

No comments

Powered by Blogger.