Tepis Keraguan, Anggota KPU Banyumas Naiki Kotak Suara 'Kardus'

Tepis Anggapan Kotak Suara Kardus, Anggota KPU Banyumas Naiki Kotak Suara
KPU Banyumas melakukan sosialisasi logistik Pemilu 2019 dengan uji kekuatan kotak suara berbahan duplex. Salah satu anggota KPU naik di atas kotak yang saat ini tengah diragukan kekuatannya.

Kotak suara duplex tersebut memiliki panjang 40 cm dengan lebar 40 cm dan mempunyai tinggi 60 cm serta terdapat jendela transparan berbahan PVC untuk memudahkan melihat surat suara yang masuk kedalam kotak.

Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Stiadi, menegskan informasi beredar yang mengatakan kotak suara dan bilik suara setara kardus mi instan adalah hoax.

"Informasi di luaran sana bahwa kotak suara terbuat dari kardus mi instan itu hoax," jelasnya saat sosialisasi logistik Pemilu di gudang penyimpanan logistik pemilu di Kecamatan Kembaran, Banyumas, Rabu (19/12/2018).


Dalam peragaan kekuatan kotak suara itu, salah anggota komisioner KPU Banyumas yang mempunyai berat sekitar 65 kg naik ke atas kotak suara. Dia lalu berdiri dan jongkok di atas kotak suara. Hasilnya, kotak surat suara tersebut tidak mengalami kerusakan.

Imam Arif mengatakan saat ini logistik Pemilu itu telah disimpan di gudang logistik. Dari total kebutuhan 27.482 kotak suara, KPU Banyumas mengalami kekurangan sebanyak 30 lembar. Sedangkan dari total kebutuhan 3.248 bilik suara, masih kurang 24 lembar.

"Kekurangan tersebut kita mintakan ke KPU RI," lanjutnya.

Rencananya perakitan kotak suara akan kita lakukan pada bulan Maret 2019 mendatang. Sedangkan surat suara batu akan dkirim ke Banyumas sekitar bulan Januari-Februari 2019.

No comments

Powered by Blogger.