Penerima PKH Meningkat, Membuat Angka Kemiskinan Turun

Penerima PKH Meningkat, Membuat Angka Kemiskinan Turun
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pun Maharani mengatakan, jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2018 meningkat bila dibandingakan tahun-tahun sebelumnya.

"Pada 2012 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dari 2,8 juta meningkat jadi 10 juta pada 2018. Ke depannya, pada 2019 akan naik menjadi 15,5 juta KPM," ujar Menko PMK, Minggu (11/11/2018).

Puan mengatakan itu dalam acara Dialog Nasional Indonesia Maju di Diamond Solo Convention Center, Surakarta, Sabtu pagi (10/11/18). Hadir pula di sana  Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi. Lebih lanjut Menko PMK mengatakan bahwa akan ada tambahan bantuan kepada penerima PKH dengan pola bantuan bersyarat.

Syaratnya mereka akan mendapat tambahan bantuan jika sudah membuat usaha dan ingin mandiri. Tak cuma jumlah penerima PKH yang bertambah, Puan menegaskan, penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga meningkat dari 11 juta pada 2014 menjadi 19,7 juta pada 2018.

Kemudian, penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) meningkat pula dari 86,4 juta pada 2014 menjadi 92,4 Juta pada 2018. "Biasanya penerima PKH juga menerima KIP. Setiap tahun ada peningkatan dengan target semua anak berpendikan minimal 12 tahun," lanjut Puan.

Meningkatkan penerima PKH, KIS dan KIP kemudian berimbas pada kesejahteraan rakyat. Hal ini kata Puan, terlihat dari penurunan angka kemiskinan yang mencapai 1 digit. 

Menurut Menko PMK penurunan angka kemiskinan terjadi salah satunya faktor terbesarnya karena adanya Program Keluarga Harapan (PKH). Perlu diketahui, dalam PKH penerimaan bantuan adalah ibu rumah tangga karena dianggap lebih teliti dan  peduli dengan keluarga.

"Jadi, manfaatkan uang yang ada itu untuk kebutuhan anak-anaknya. Inilah kesempatan untuk mensejahterakan keluarga. Insya Allah  ke depannya terus ada sampai ibu-ibu mandiri," ungkapnya. Sebagai informasi, dalam acara dialog tersebut hadir sekitar 1500 peserta dari penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

No comments

Powered by Blogger.