Pendidikan Kejuruan di Tingkatkan Untuk Perbaiki Kualitas SDM di Indonesia

Pendidikan Kejuruan di Tingkatkan Untuk Perbaiki Kualitas SDM di Indonesia
Program studi science, technology, enggineering, mathematics (STEM) menjadi tumpuan pemerintah dalam upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Prodi STEM berperan strategis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nasional.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan, jika pengelolaan STEM tak berjalan dengan baik, maka bonus demografi 2030 akan menimbulkan malapetaka. Serapan angkatan kerja lulusan perguruan tinggi akan semakin tertinggal dibandingkan dengan lulusan SMA/SMK sederajat.

Menurut dia, semua perguruan tinggi didorong untuk membuka dan memperbaiki mutu prodi STEM. Para lulusan STEM diharapkan tidak hanya menjadi pekerja yang berdaya saing global, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan. Ia menegaskan, Kemenristekdikti membuka peluang sebesar-besarnya bagi perguruan tinggi yang berminat membuka prodi STEM.

“Pada era revolusi industri 4.0, masa depan bangsa Indonesia bertumpu kepada mutu anak muda penerus bangsa. Kreativitas dan inovasi dari anak muda akan melahirkan berbagai sumber ekonomi baru yang akan menjadi motor penggerak ekonomi bangsa. Prodi STEM sangat relevan dengan kebutuhan tersebut,” ujar Nasir pada acara wisuda Institut Teknologi Del, Sitoluama, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu 8 September 2018.

Ia mencontohkan, para lulusan teknik informatika terbukti mampu membangun beragam start up. Menurut dia, model bisnis masa depan seperti itu hanya terpikir dan direalisasikan oleh anak muda. Ia menegaskan, jika SDGs tercapai, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia akan menjadi kekuatan ekonomi ke-4 dunia pada 2050.

“Diperkirakan pada tahun 2030, GDP Indoensia akan pada urutan ke-7 di dunia, dan pada tahun 2050 pada urutan ke-4, hal ini karena apa ? karena Sustainable Development Goals Indonesia. Oleh karena itu angkatan kerja Indonesia harus dikelola dengan baik. Lulusan STEM akan sangat berperan dalam persaingan masa depan,” ucapnya.

No comments

Powered by Blogger.