Walau Sering Berkunjung ke Negara Lain, Jokowi Selalu Meletakkan Desa di Dalam Hatinya

Walau Sering Berkunjung ke Negara Lain, Jokowi Selalu Meletakkan Desa di Dalam Hatinya
Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada kepala desa dan pendamping desa se-Lampung dalam rangka Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019. Acara digelar di Islamic Center, Lampung Timur, Lampung, Jumat, 23 November 2018.

Di awal sambutan, Jokowi menjelaskan alasan pemerintah terus meningkatkan dana desa. Pertama, pemerintah ingin membangun Indonesia dari pinggiran.

"Kita ingin membangun dari pinggiran, dari desa. Ini mau kita balik. Kita mau bangun dari desa bukan kota," tegas dia.

Jokowi menyadari membangun dari desa menjadi titik awal kemajuan Indonesia. Selain itu, Jokowi mengaku paham betul kebutuhan desa dalam mengelola anggaran karena dia berasal dari desa.

"Walaupun saya tinggal kadang di Jakarta, Bogor tapi saya selalu ingat dan akan selalu ingat bahwa saya aslinya anak desa, kampung," ujarnya.

"Meskipun hampir setiap bulan saya keliling ke negara lain, ketemu presiden, perdana menteri, tapi ingatan saya tetap desa, karena saya orang desa. Dan memang pergaulan saya sejak kecil dengan orang desa. Karakter itu tidak bisa dihilangkan," sambungnya.

Jokowi memaparkan, sejak 2015 pemerintah telah mengucurkan dana desa sebesar Rp 20,7 triliun. Kemudian pada 2016 naik menjadi Rp 46 triliun. Di 2017 dana desa kembali menanjak menjadi Rp 60 triliun.

Khusus tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana desa sebesar Rp 60 triliun. Sementara tahun depan direncanakan meningkat menjadi Rp 70 triliun.

"Sampai saat ini sudah Rp 187 triliun. Itu (dana desa) kalau dibawa truk dari Aceh sampai Bakau bersambungan," kata Jokowi disambut tawa peserta acara.

No comments

Powered by Blogger.