Menteri Susi Tangkap 633 Kapal Pencuri Ikan

Menteri Susi Tangkap 633 Kapal Pencuri Ikan
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memaparkan hasil kinerja KKP dari Januari 2017 sampai 2018. Sejauh ini, Menteri Susi menyebut telah menangkap 633 kapal illegal fishing dan 488 di antaranya sudah ditenggelamkan.

"Menangkap setidaknya 633 kapal pelaku illegal fishing, sejak 2017 Januari-Oktober 2018, dengan komposisi 366 kapal ikan Indonesia dan 267 kapal ikan asing. Sampai Agustus, menenggelamkan 488 kapal pelaku illegal fishing berdasarkan penetapan atau putusan pengadilan," papar Susi dalam konferensi pers pada Kamis (22/11/2018) di Jakarta.

Penangkapan tersebut berkat kinerja Satuan Tugas Pemberantasan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115). Penegakan hukum Satgas 115 yang saat ini tengah dijalankan adalah 134 kasus illegal fishing, di mana 41 kasus telah mendapatkan keputusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Satgas 115 juga bertugas melakukan operasi pembersihan rumpon ilegal yang ditemukan di wilayah Indonesia, seperti di Laut Seram. Lebih lanjut, Menteri Susi menjabarkan bermacam modus kejahatan di dunia perikanan yang marak di Indonesia.

Di antaranya adalah praktik flag of convenience, yakni pemilik kapal dari negara asing memakai bendera negara lain, kemudian pemalsuan dokumen, dan rekrutmen kru asing tanpa perizinan lengkap. Ada ketika ada kapal yang tidak mendeklarasi atau melaporkan jenis dan jumlah ikan dengan benar, serta memakai bahan peledak bom air.

"Polair dan Angkatan Laut berhasil menangkap beberapa, di mana kita sempat menangkap 1.200 detonator di Sulawesi Selatan juga penyelundupan narkotik dengan kapal ikan," jelas Susi.

Menteri Susi pun menegaskan reformasi pencegahan illegal fishing tetap masih sama dan Presiden Jokowi telah berkomitmen melindungi industri ikan tangkap Indonesia dari pihak-pihak asing, baik itu kapal, investasi, maupun perusahaan.

No comments

Powered by Blogger.