RSK Bedah Estetika Harus Suarakan Kebenaran Tentang Kasus Ratna Sarumpaet

RSK Bedah Estetika Harus Suarakan Kebenaran Tentang Kasus Ratna Sarumpaet


POLDA Metro Jaya memastikan bahwa aktivis Ratna Sarumpaet tidak dianiaya seperti yang diklaim Ratna dan kelompoknya. Hal itu terungkap dalam laporan penyelidikan Polda Metro Jaya yang diterima Media Indonesia, Rabu (3/10).

Polda Jawa Barat yang langsung melakukan penyelidikan setelah berita Ratna dianiaya menemukan sejumlah fakta yaitu tidak ada konferensi negara asing di Jawa Barat pada 21 September, tidak ditemukan nama Ratna di 23 rumah sakit di wilayah Jabar, pihak terkait di Bandara Jabar tidak mengetahui ada peristiwa pengeroyokan, dan tidak ada data di manifest semua pesawat mengenai penumpang bernama Ratna Sarumpaet.

Sementara itu, Polda Metro Jaya dalam penyelidikannya menemukan bahwa nomor ponsel milik Ratna, antara 20 dan 24 September, aktif di wilayah DKI Jakarta.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan di RS Bina Estetika. Rumah sakit itu membenarkan bahwa Ratna Sarumpaet dirawat antara 21 dan 24 September dalam rangka operasi plastik.

Polisi mengatakan berdasarkan rekaman CCTV, Ratna meninggalkan RS Bina Estetika menggunakan taksi pada 24 September. (OL-2)

No comments

Powered by Blogger.