News! Pemerintah Akan Berikan Sanksi Bagi Medsos Yang Sebarkan Hoax

Pemerintah Akan Berikan Sanksi Bagi Medsos Yang Sebarkan Hoax
Komunikasi dan Informatika Rudiantara tengah ancang-ancang membuat regulasi untuk meminimalisir penyebaran hoaks di sosial media.

Rudiantara tengah menunggu revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik rampung.

"Mudah-mudahan bisa dilakukan Revisi PP 82, bisa dilakukan, diselesaikan, Bulan Oktober ini," ujar Rudiantara.

Setelah Revisi PP 82 rampung, ucap Rudiantara, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membuat Peraturan Menteri yang mengatur pemberian sanksi bagi platform atau sosial media, yang melakukan pembiaran atas tersebarnya berita bohong atau hoaks.

"Jadi jangan masyarakat Indonesia saja kita salah-salahkan terus, platform juga harus tanggung jawab tidak boleh ikut lakukan pembiaran," kata Rudiantara.

Rudiantara membantah Peraturan Menteri yang akan dibuat berkaitan dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.


"Karena kan ada atau tidak itu kan hoaks juga jalan terus," ucap Rudiantara.

Rudiantara menginginkan platform juga turut bertanggungjawab atas penyebaran hoaks.

"Saya harapkan bisa cepat revisi Peraturan Pemerintah bisa Oktober ini, dua, tiga bulan setelahnya bisa dikeluarkan Peraturan Menteri," harapnya.

No comments

Powered by Blogger.