Kabar Baik ! Transaksi Akuisisi Freeport Rampung November

Kabar Baik ! Transaksi Akuisisi Freeport Rampung November

PT Inalum (Persero) sore ini menandatangani perjanjian untuk menuntaskan proses akuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia.

Penandatanganan dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, CEO Freeport Richard Adkerson, Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Eksekutif PT Freeport Indonesia Tony Wenas.

"Ini adalah penandatanganan terakhir yang kami lakukan untuk transaksi divestasi ini, adalah perjanjian terakhir. Ini semua sudah mengikat, tinggal penuhi izin dokumen administrasi, dan pembayaran," ujar Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin, Kamis (27/9/2018).

Sebelumnya, para pihak telah meneken Head of Agreement atau kesepakatan awal untuk transaksi senilai US$ 3,85 miliar atau setara Rp 53 triliun ini pada 12 Juli 2018 lalu. HoA ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan 3 dokumen perjanjian yakni exchange agreement ketiga pihak, stakeholder agreement antara Inalum dan Freeport McMoran, dan sales and purchase agreement.

Adapun skema tahapan perjanjian adalah sebagai berikut:

1. Langkah pertama adalah RI harus membeli hak partisipasi PT Rio Tinto Indonesia (RTI) sebesar 40% yang ada di tambang Grasberg milik PTFI. Pembelian saham dilakukan secara tunai oleh pemerintah kepada Rio Tinto.

2. Setelah Inalum membeli hak partisipasi Rio Tinto, nantinya dikonversi menjadi saham di PT Freeport Indonesia. Agar besaran sahamnya terukur, PT Freeport Indonesia akan melakukan right issue. Akibat dari transaksi ini akan terjadi dilusi saham. Totalnya, dari dua transaksi ini RI memiliki saham di PTFI sebesar 45,6%. Sementara untuk divestasi saham yang diperlukan agar jadi mayoritas adalah 51%.
Artinya, RI tinggal butuh 5,4% saham. Di sinilah masuk ke transaksi ketiga.

3. Inalum membeli saham Freeport McMoran sebesar 5,4% supaya menjadi 51%. Transaksi ini dilakukan dengan Cash atau pembayaran tunai.

No comments

Powered by Blogger.