Harga Telur Kembali Normal Kembalikan Senyum Pedagang



Para pedagang di Pasar Tradisional mengaku senang setelah harga telor kembali normal. Hal tersebut membuat penjualan kembali meningkat. Sebelumnya setelah idul fitri harga di pasaran telor mencapai Rp 27 ribu per kg.

"Kalau sekarang sudah Rp 21 ribu. Ini sudah turun banyak. Dulu yang habis Lebaran (Idul Fitri) kan di sini sampai Rp 27 ribu per kg. Tapi sekarang stabil di Rp 21 ribu," ujar dia di Jakarta, Sabtu (14/9/2018).

Abdul (48) salah satu pedagang telur di Pasar Kramat Jati mengatakan, saat ini harga telur berkisar Rp 21 ribu-22 ribu per kg. Harga ini telah kembali normal dari sebelumnya mencapai Rp 27 ribu per kg.

Dia mengungkapkan, karena harganya sudah turun, maka pembeli telur kembali meningkat. Sebab sebelumnya saat harga telur tinggi, penjualannya sempat turun hingga 30 persen.

Senada dengan Abdul, Feby (29), pedagang telur di lokasi yang sama mengaku penurunan harga telur ini jelas membuat dagangannnya kembali laris manis.

"Waktu harganya tinggi ada yang beli, tapi mayoritas yang jualan makanan kaya warteg atau pedagang bakso. Yang ibu rumah tangga turun yang beli," kata dia.

Selain telur ayam, lanjut Feby pangan hewani yang juga banyak dicari orang yaitu telur bebek dan telur puyuh. Penjualannya tidak sebanyak telur ayam.

"Kalau telur bebek Rp 2.500 per butir. Kalau telur puyuh Rp 28 ribu per kg. Ini memang agak mahal karena pasokannya enggak sebanyak telur ayam," tandas dia.

No comments

Powered by Blogger.