BNI Kucurkan Kredit Ke 1.500 Petai Kopi Di Jawa Timur Sebesar 12,8 M!

BNI Kucurkan Kredit Ke 1.500 Petai Kopi Di Jawa Timur Sebesar 12,8 M!


Bank BNI memberikan dukungan kepada para petani kopi Jawa Timur berupa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi.

Penyaluran KUR dan Kredit Kemitraan tersebut serta berbagai program pembinaan terhadap Petani Kopi tersebut mendapat perhatian dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno saat melakukan kunjungan kerja di Perkebunan Kopi Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Gumitir, Banyuwangi, Jawa Timur.

Direktur Bisnis Kecil & Jaringan BNI Catur Budi Harto menuturkan, BNI telah menyalurkan KUR kepada petani-petani kopi yang tersebar di kawasan Banyuwangi dan sekitarnya sekitar bulan Maret – April 2018, atau satu bulan setelah Program Kemitraan Petani Kopi PTPN XII dengan BNI diluncurkan. Saat itu sebanyak 559 petani kopi rakyat mendapatkan kucuran KUR dari BNI sebesar Rp5,2 miliar.

Dukungan BNI terhadap para petani kopi rakyat tersebut berlanjut pada 26 Juni 2018, dengan disalurkannya Kredit Kemitraan. Sebanyak 1.018 petani kopi rakyat mendapatkan Kredit Kemitraan BNI, dengan total yang tersalurkan sebanyak Rp 7,6 miliar. Pembiayaan kepada petani KUR dilakukan secara one on one di 3 kabupaten (Banyuwangi, Jember dan Malang).

Masuknya BNI dalam program-program pengembangan kesejahteraan petani kopi rakyat ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, petani kopi rakyat masih sulit memperoleh akses pembiayaan, akses pasar dan akses mendapatkan pelatihan budidaya kopi yang baik. Kedua, kebun kopi petani rakyat umumnya berupa tanaman kopi yang usia tanamannya sudah tua, sehingga perlu dilakukan peremajaan.

Ketiga, produktivitas dan kualitas kopi rakyat masih belum memenuhi standar kualitas kopi yang baik. Keempat, masih terjadi iddle capacity kekurangan bahan baku pabrik PTPN XII yang dipasok oleh hasil kopi rakyat. Kelima, Implementasi hasil riset/ pengembangan teknologi kopi dari PTPN XII diperlukan oleh masyarakat petani kopi untuk kesejahteraan petani.

Disebutkan Bambang, melalui kolaborasi antara BNI dan PTPN XII ini, petani dapat memperoleh berbagai manfaat, yaitu Pertama, Petani mendapatkan pembinaan, akses pembiayaan, dan akses pasar hasil panen kopi rakyat. Kedua, Kualitas dan produktivitas kopi rakyat meningkat.

“Ketiga, Petani dapat melakukan budidaya dengan benar dan menjaga kelangsungan produksi tanaman kopi dan kelestarian lingkungan. Keempat, Tingkat keamanan kebun membaik seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani kopi rakyat,” pungkas Bambang.

No comments

Powered by Blogger.