Penjelasan Sri Mulyani Soal Daya Beli Jadi Isu Politik



Situasi perpolitikan di Indonesia semakin menarik untuk di simak. Berbagai isu sengaja diciptakan demi meraih dukungan dari masyarakat.
Sejumlah pengamat mengatakan isu perekonomian digadang-gadang akan menjadi salah satu amunisi yang digunakan untuk menyerang petahana. Salah satu diantaranya yaitu tentang daya beli masyarakat yang dianggap menurun pada tahun 2017.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan jika dilihat dari sisi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga September 2017 tumbuh sekitar 14%. Ini menandakan penerimaan dari semua sektor masih dalam jalur positif.
"PPN artinya apa sih? artinya ada transaksi di situ karena pajak pertambahan nilai, artinya ada transaksi di situ, ada jual beli di situ.
Selain itu, adanya kenaikan upah untuk para pekerja di Indonesia dapat membuat daya beli juga menjadi baik. Pemerintah kedepannya tetap berusaha menjaga stabilitas harga komoditas yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
Saat ini banyak model bisnis baru yang mengubah perilaku konsumen serta perilaku konsumsi. Seperti peralihan belanja offline ke online, serta konsumsi masyarakat yang semula pergi ke toko menjadi memilih ke wisata.
"Dulu orang senang belanja ke mal, toko. Sekarang orang konsumsi dunia wisata, suka pelesiran. shifting ini harus kita pahami bahwa ada perubahan, ada pergeseran juga offline ke online," katanya.

No comments

Powered by Blogger.